Tiga Dekade Kiprah Yayasan Adjeng Suharno di Dunia Pendidikan

sekolah ini menjadi tuan rumah acara refleksi bertema “Tiga Dekade Pengabdian untuk Negeri”.
ditulis pada , diperbarui pada
Adul Gopur
Adul Gopur
Tiga Dekade Kiprah Yayasan Adjeng Suharno di Dunia Pendidikan<br><br>

PACET, 23 Juli 2025 — Di tengah gemuruh perubahan zaman dan tuntutan kompetensi kerja yang semakin kompleks, satu lembaga pendidikan vokasional di wilayah Pacet, Kabupaten Bandung, terus konsisten menyiapkan generasi muda yang siap kerja dan berkarakter. SMK Farmasi Adjeng Suharno, yang berada di bawah naungan Yayasan Adjeng Suharno, tampil sebagai pilar transformasi sosial di wilayah selatan Bandung.

Tepat pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 Yayasan Adjeng Suharno,

Default Caption
Default Caption

Acara yang berlangsung di lingkungan sekolah ini dihadiri lebih dari 300 peserta, termasuk Pembina Yayasan Mayjen (Purn) Dr. Suharno, MM., Mayjen (Purn) Asep Kuswani, SH, MHan, Kol (Purn) Nugroho, Dimyati, serta dua putra-putri pendiri yayasan yakni Mayor Isa Agung Wicaksono, BSos, MSc, dan Annisa Permata Sari, Spt, MSc. Kehadiran mereka menandai kuatnya ikatan antara visi pendirian yayasan dan semangat melanjutkan pengabdian lintas generasi.

Dalam sambutannya, Mayjen (Purn) Dr. Suharno, MM., menegaskan bahwa pendidikan vokasional menjadi jalan strategis untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia Indonesia. “SMK Farmasi Adjeng Suharno bukan hanya tempat belajar teori, tapi ruang praktik kehidupan. Kami ingin lulusan kami punya keterampilan nyata, etika kerja, dan kepekaan sosial,” ujarnya.

Sekolah kejuruan ini tak hanya fokus pada kompetensi farmasi semata. Kurikulum juga diperkaya dengan pelatihan kewirausahaan, soft skills, serta praktik kerja industri yang menjembatani siswa dengan dunia kerja. Dengan pendekatan itu, lulusan SMKF tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan peluang bagi diri mereka dan lingkungan sekitar.

Selama tiga dekade, Yayasan Adjeng Suharno telah menjadi motor penggerak pendidikan di wilayah Bandung selatan. Dari pengelolaan sekolah, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan masyarakat, yayasan ini membuktikan bahwa transformasi sosial bisa dimulai dari desa, dari lembaga yang konsisten mendidik dengan hati dan visi kebangsaan.

Sebagai bagian dari refleksi HUT ke-31, para alumni SMKF turut hadir, menceritakan bagaimana pendidikan yang mereka terima membentuk karakter dan membuka jalan karier di berbagai bidang, baik di sektor kesehatan, industri, maupun wirausaha.

Dengan semangat keberlanjutan, SMK Farmasi Adjeng Suharno terus melangkah maju. Didukung oleh regenerasi kepemimpinan, kolaborasi multipihak, serta komitmen untuk menjawab kebutuhan zaman, sekolah ini menegaskan dirinya sebagai model pendidikan vokasional yang berdampak dan membumi.

Peringatan

Jitunews, sebagai Media yg menyediakan para kreator ide, gagasan, tulisan, berita, foto, gambar dll untuk menuangkan kebebasan ekspresi diri yang bertanggung jawab.

Jitunews menyediakan panggung, bebas bertanggungjawab berekspresi